Minggu, 18 Mei 2014

Parai Tenggiri Beach

Bangka Belitung Islands Province does have a lot of beautiful beaches to visit. One is Parai Tenggiri Beach, the most beautiful beaches in the east of Bangka Island.
Parai Tenggiri Beach has clean white sand, gentle waves and has the granite rocks along the coast. Besides, from the top of the rock, you can sit back and enjoy the beauty of the South China Sea which is shady and has a small choppy. On the other hand, you also have to try visiting an island on the left end of the beach called Rock Island, with the waves around hit the rocks without stopping.
Besides enjoying the panoramic views of the beach, the facilities and accommodation at Parai Tenggiri Beach is quite comprehensive, ranging from lodging, restaurants, outbound, parasailing, banana boat, and others. Parai Tenggiri Beach also has a 4 star resort that is Parai Beach Resort & Spa.

To get to this beach, from Depati Amir Airport, Pangkal Pinang, you can travel using motorcycle or car drive for one hour to the southwest towards the village Sinar Jaya. If you use public transportation, you can ride the city transit with the destination from Pangkal Pinang-Sungailiat by the rate of Rp. 6000,00. Then, from Sungailiat, journey can be continued by using a motorcycle taxi to Parai Tenggiri Beach area at a cost of Rp. 40.000,00 for a round trip. Arriving at Parai Tenggiri Beach, you are charged entrance fee of Rp. 25.000,00 and can be exchanged for food or drink in the beach area.

Senin, 05 Mei 2014

Analysis SWOT Umbul Ponggok


Oleh:
Noer Ahmad Yusuf Widodo  
Rizal Saryadi  

    1. Profil Umbul Ponggok
    Umbul Ponggok merupakan destinasi wisata berupa kolam renang yang jernih dengan mata air murni. Umbul Ponggok merupakan mata air yang berada di desa Ponggok, Klaten, Jawa Tengah. Umbul berasal dari Bahasa jawa yang berarti mata air dan Ponggok adalah nama desa umbul tersebut berada. Di Umbul Ponggok tentunya pengunjung akan dimanjakan dengan kesegaran air yang bebas dari kaporit. Selain itu, tidak seperti kolam renang pada umumnya, di sana pengunjung dapat berenang dan menyelam sepuasnya bersama dengan ikan-ikan yang indah hanya dengan biaya Rp. 3000,00 di hari biasa dan Rp. 4.000.00 di hari libur. Kolam tersebut memiliki area yang cukup luas yaitu panjang mencapai kurang lebih dari 75 meter dan lebar lebih dari 40 meter. Umbul tersebut sudah ada sejak ratusan tahun lalu yang dibuat pada masa penjajahan Belanda untuk pengairan perkebunan tebu mereka.
    Sampai saat ini, Umbul Ponggok sudah mengalami beberapa perkembangan. Dalam perjalanannya, hingga saat ini Pemkab maupun pemerintah desa setempat sudah beberapa kali merenovasi umbul tersebut. Terakhir, umbul ponggok selesai direnovasi pada 2010 dan dibangun kolam untuk anak.
    Pengelola Umbul Ponggok, Suwito, mengatakan bahwasanya jumlah pengunjung saat hari biasa bisa mencapai 100 orang/ hari. Saat liburan, pengunjung bisa mencapai 600 orang/ hari. “Hingga saat ini, kami baru merintis sejumlah fasilitas yang baru agar bisa semakin menarik minat pengunjung ke umbul ini,” kata beliau. Untuk saat ini, fasilitas yang disediakan di Umbul Ponggok masih kurang lengkap. Umbul Ponggok menyediakan fasilitas snorkeling, ban, dan perahu bebek yang dapat disewa oleh para pengunjung.  Selain itu, terdapat beberapa warung makan di area Umbul Ponggok dan  fasilitas lain yang berupa kamar mandi sekitar empat buah, namun hanya dapat digunakan untuk bilas dan ganti pakaian.

    1. Analisa
    Marketing Mix
    1. Product
    Produk yang ditawarkan oleh Umbul Ponggok adalah kolam renang dengan air jernih dari mata air. Umbul Ponggok juga menawarkan pengalaman berenang dengan ikan ikan hias. Fasilitas di umbul ini masih dikelola dengan sederhana oleh pemerintah setempat bekerjasama dengn warga, sehingga fasilitas yang tersedia masih seadanya.
    Fasilitas yang tersedia:
    1.      Sewa ban
    2.      Sewa prahu bebek
    3.      Sewa kacamata selam dan selang
    4.      Ruang bilas dan ganti baju
    5.      Warung makan
    6.      Kolam dewasa
    7.      Kolam anak
    8.      Parkir
    Fasilitas pokok yang belum tersedia:
    1.      WC
    2.      Sewa baju renang
    3.      Penitipan barang
    4.      Rest area
    1. Place
    Letak Umbul Ponggok berada tepat di tepi jalan raya Klaten-Boyolali sehingga lokasinya sangat mudah dijangkau. Akan tetapi, keuntungan lokasi di tepi jalan ini juga memiliki kekurangan pada kenyamanan pengunjung untuk berenang karena sangat mudah bagi masyarakat yang berlalulalang untuk melihat kolam.
    1. Promotion
    Metode promosi yang dilakukan oleh pengelola juga masih sederhana, yakni;
    1.      Mouth to mouth
    2.      Internet (pengunjung yang meliput melalui blog)
    1. Price
    Harga yang diberikan sangatlah murah sehingga manjangkau setiap kalangan. Akan tetapi, penghasilan yang sedikit menjadi halangan dalam pengembangan Umbul Ponggok.
    Analisis SWOT
    1. Strength
    1.      Lokasi Strategis
    2.      Area kolam renang luas
    3.      Air jernih
    4.      Kolam dihiasi ikan
    5.      Ukuran kolam memadai untuk pelatihan selam dan renang
    6.      Air murni dari alam/tidak mengandung kaporit
    1. Weakness
    1.      Parker sempit
    2.      Belum memiliki WC
    3.      Belum ada rest area
    4.      Penyewaan alat snorkeling kurang lengkap
    5.      Perawatan fasilitas kurang
    6.      Kolam kurang tertutup
    1. Opportunity
    1.      Masih ada lahan untuk penambahan lapangan parkir
    2.      Berkembangnya komunitas penyelam
    3.      Berkembangnya komunitas pecinta ikan
    4.      Kebutuhan pemerintah untuk pelatihan tim SAR
    1. Threat
    1.      Bencana alam
    2.      Pemda kurang memperhatikan pariwisata
    3.      Pencemaran air
    1. Saran 
    Umbul Ponggok merupakan kolam mata air yang dapat dikembangkan lebih jauh lagi. Akan tetapi, masih memiliki beberapa kekurangan yang harus diperbaiki. Hasil dari observasi ini menghasilkan beberapa saran dalam pengembangan umbul ponggok, sebagai berikut.
    1. Memperluas jaringan pemasaran
    2. Merawat fasilitas yang sudah ada
    3. Memperbaiki fasilitas yang kurang memadai
    4. Mengembangkan metode pemasaran
    5. Menambah infrastruktur yang belum ada
    6. Memperhatikan kebutuhan konsumen (wisatawan/pengunjung)
    Sources:  
    http://www.solopos.com/2014/01/14/wisata-soloraya-gak-perlu-ke-bunaken-snorkeling-umbul-ponggok-klaten-menggoda-481907

    http://www.wisatasoloraya.com/snorkeling-umbul-ponggok-klaten-420.html
    http://journalkinchan.blogspot.com/2013/02/melepas-rindu-akan-air-di-umbul-ponggok.html